| Karakteristik | Detail |
|---|---|
| Genus | Rotala |
| Spesies | Rotala indica |
| Keluarga | Lythraceae |
| Asal | Asia Selatan dan Asia Tenggara |
| Nama Umum | Indian Toothcup; Rotala ammania sp. bonsai (nama dagang) |
| Kebutuhan Cahaya | Medium |
| Suhu Optimal | 22–28 °C |
| Laju Pertumbuhan | Sedang |
| Area Penanaman | Midground – background |
| Tinggi Tanaman | 15–40 cm |
| pH Ideal | 5,5–7,5 |
| Kesadahan Air | GH 2–10 dGH; KH 1–6 dKH |
| Kebutuhan CO₂ | Adaptif – medium |
| Cara Perbanyakan | Stek batang |
Informasi Tambahan
Rotala indica merupakan tanaman aquascape batang dari keluarga Lythraceae yang memiliki karakter kompak dan struktur daun kecil membulat. Dalam praktik aquascape, tanaman ini dikenal luas karena bentuknya yang menyerupai semak mini dengan tampilan rapi dan terkontrol. Secara morfologi, batang tumbuh tegak dengan warna cokelat kemerahan hingga kemerahan gelap, terutama pada bagian bawah yang lebih tua.
Daun tersusun berhadapan (opposite) di setiap ruas batang. Bentuk daun bulat hingga oval melebar dengan ujung tumpul dan permukaan relatif halus. Pada kondisi submersed seperti terlihat pada foto, ukuran daun cenderung kecil dan tebal, berbeda dengan bentuk emersed yang biasanya lebih besar dan lebih tipis. Internode yang pendek menghasilkan susunan daun yang rapat, sehingga Rotala indica membentuk massa vegetatif padat menyerupai semak.
Bagian pucuk memperlihatkan warna hijau terang dengan gradasi kekuningan hingga oranye lembut di pusat daun muda. Pada kondisi cahaya optimal, rona hangat ini menjadi lebih jelas, meskipun tidak seintens spesies Rotala berwarna merah. Kombinasi warna batang yang sedikit kemerahan dan daun hijau cerah memberikan kontras alami yang tidak berlebihan dalam layout aquascape.
Di pasar tanaman aquascape, Rotala indica sering dipasarkan dengan nama dagang “Rotala ammania sp. bonsai”. Nama tersebut bukan nama ilmiah yang valid, melainkan istilah komersial yang merujuk pada bentuk kompak tanaman ini. Penggunaan istilah “bonsai” mengacu pada ukuran daun yang kecil dan pertumbuhan yang padat menyerupai semak mini. Meskipun demikian, secara taksonomi tanaman ini tetap diklasifikasikan sebagai Rotala indica dalam keluarga Lythraceae.
Sebagai tanaman aquascape, Rotala indica umumnya ditempatkan pada area midground. Dalam akuarium berukuran besar, tanaman ini juga dapat difungsikan sebagai background rendah untuk menciptakan transisi bertingkat menuju tanaman batang yang lebih tinggi. Tekstur daunnya yang kecil membuatnya efektif sebagai elemen pengisi ruang tanpa mendominasi komposisi.
Kebutuhan dan Perawatan
Karakter Pertumbuhan
Rotala indica memiliki pola tumbuh vertikal dengan kecenderungan membentuk percabangan lateral setelah dilakukan pemangkasan. Tanpa trimming, batang akan terus tumbuh ke atas dan cenderung membentuk kolom lurus. Namun ketika pucuk dipotong, ruas di bawah titik potong akan mengeluarkan tunas samping sehingga membentuk struktur lebih padat.
Internode sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya dan ketersediaan karbon. Pada pencahayaan cukup, jarak antar ruas menjadi pendek dan daun tersusun rapat. Pada cahaya rendah, batang cenderung memanjang dan tampilan semak menjadi lebih renggang.
Laju pertumbuhan tergolong sedang, sehingga tanaman aquascape ini relatif mudah dikontrol dan tidak terlalu agresif dalam mengambil ruang.
Cahaya
Kategori: Medium (±60–100 µmol m⁻² s⁻¹ / PAR)
Dalam praktik aquascape, Rotala indica menunjukkan performa stabil pada kisaran 60–100 µmol m⁻² s⁻¹. Pada sekitar 60 µmol m⁻² s⁻¹, tanaman tetap tumbuh sehat dengan warna dominan hijau dan struktur cukup kompak.
Pada 80–100 µmol m⁻² s⁻¹, daun menjadi lebih kecil, lebih tebal, dan tersusun lebih rapat. Pucuk dapat menunjukkan semburat kuning hingga oranye lembut jika nutrisi mikro tersedia seimbang. Intensitas cahaya di bawah 40 µmol m⁻² s⁻¹ berpotensi menyebabkan etiolasi dan penurunan kepadatan.
CO₂ dan Karbon
Kategori: Adaptif – medium
Rotala indica dapat hidup tanpa injeksi CO₂ pada sistem low tech dengan pertumbuhan lebih lambat. Namun untuk mencapai kepadatan maksimal seperti tampak pada rumpun foto, suplai CO₂ stabil sekitar 20–30 ppm sangat membantu.
Pada sistem high tech dengan cahaya medium dan CO₂ stabil, tanaman aquascape ini menunjukkan respons pertumbuhan lebih kompak dan percabangan lebih banyak. Stabilitas distribusi karbon lebih penting dibanding angka absolut.
Nutrisi
Sebagai stem plant, Rotala indica menyerap nutrisi terutama dari kolom air. Nitrogen berperan dalam menjaga ukuran daun tetap proporsional. Fosfat dan kalium mendukung pertumbuhan batang dan jaringan baru.
Mikronutrien seperti besi berkontribusi pada intensitas warna pucuk. Ketidakseimbangan nutrisi dapat terlihat pada bagian pucuk yang menjadi lebih kecil atau pucat. Oleh karena itu, keseimbangan makro dan mikro penting untuk menjaga konsistensi pertumbuhan tanaman aquascape ini.
Parameter Air
Rentang parameter yang sesuai untuk Rotala indica:
pH 5,5–7,5
Suhu 22–28 °C
GH 2–10 dGH
KH 1–6 dKH
Tanaman ini toleran terhadap variasi ringan selama perubahan berlangsung bertahap. Air lunak hingga sedang umumnya mendukung pertumbuhan lebih stabil.
Substrat
Substrat aktif maupun inert dapat digunakan. Sistem akar relatif kecil tetapi cukup untuk menopang batang tegak.
Struktur substrat yang porous membantu perkembangan akar dan memudahkan proses replanting saat trimming. Penanaman dalam kelompok rapat akan mempercepat pembentukan semak padat pada area midground.
Perbanyakan
Perbanyakan dilakukan melalui stek batang. Pucuk sepanjang 3–7 cm dipotong dan ditanam kembali ke substrat. Bagian batang bawah akan menghasilkan tunas samping baru.
Dengan siklus trimming teratur, Rotala indica dapat mempertahankan bentuk kompak dan struktur rapi dalam layout aquascape.
Kesimpulan
Rotala indica adalah tanaman aquascape batang dengan daun kecil membulat dan internode pendek yang membentuk semak padat. Tanaman ini sering dikenal di pasar sebagai Rotala ammania sp. bonsai, meskipun secara ilmiah tetap diklasifikasikan sebagai Rotala indica.
Cocok untuk area midground hingga background rendah, tanaman aquascape ini adaptif terhadap sistem low tech dan menunjukkan performa optimal pada sistem high tech dengan cahaya medium dan CO₂ stabil. Dengan trimming rutin dan parameter air konsisten, Rotala indica mampu memberikan struktur visual rapi, terkontrol, dan harmonis dalam berbagai gaya aquascape.



