Daftar Isi Show
| Karakteristik | Detail |
|---|---|
| Genus | Hygrophila |
| Spesies | Hygrophila pinnatifida |
| Keluarga | Acanthaceae |
| Asal | India (Karnataka, Uttara Kannada) |
| Nama Umum | Hygrophila pinnatifida ‘UK’ |
| Kebutuhan Cahaya | Medium–high (±70–140 µmol m⁻² s⁻¹ / PAR) |
| Suhu Optimal | 22–28 °C |
| Laju Pertumbuhan | Sedang |
| Area Penanaman | Midground–background |
| Tinggi Tanaman | 12–20 cm |
| pH Ideal | 6.0–7.5 |
| Kesadahan Air | GH 4–12 dGH; KH 3–8 dKH |
| Kebutuhan CO₂ | Medium |
| Cara Perbanyakan | Stek batang atau tunas samping |
Informasi Tambahan
Hygrophila pinnatifida ‘UK’ merupakan seleksi lokal dari India bagian barat, khususnya wilayah Uttara Kannada. Secara morfologi, tanaman ini memiliki daun menjari (pinnatifid) dengan tepi berlekuk dalam dan tekstur yang relatif kasar dibandingkan tanaman stem lainnya.
Ciri pembeda utama dibandingkan bentuk standar terletak pada intensitas warna. Varian ‘UK’ cenderung menampilkan pigmen merah yang lebih kuat dan konsisten, terutama pada kondisi cahaya dan nutrisi yang optimal. Bagian bawah daun umumnya menunjukkan warna merah marun yang lebih pekat, sementara permukaan atas dapat bertransisi dari hijau tua ke cokelat kemerahan.
Dalam aquascape, tanaman ini sering digunakan sebagai elemen midground hingga background untuk menciptakan kontras tekstur dan warna. Bentuk daun yang terfragmentasi memberikan efek visual yang lebih dinamis ketika dipadukan dengan tanaman berdaun halus atau kecil. Selain ditanam di substrat, tanaman ini juga mampu tumbuh menempel pada hardscape seperti kayu dan batu melalui akar adventif.
Kebutuhan dan Perawatan
Karakter Pertumbuhan
Tanaman ini tumbuh secara vertikal dengan percabangan lateral yang aktif, membentuk struktur semi-rumpun. Dalam kondisi optimal, tunas samping akan muncul secara konsisten, menghasilkan tampilan yang lebih padat.
Respons terhadap cahaya sangat jelas. Pada intensitas tinggi, pertumbuhan menjadi lebih kompak dengan jarak antar ruas (internode) pendek. Sebaliknya, pada cahaya rendah, batang akan memanjang dan struktur tanaman menjadi lebih renggang.
Cahaya
Kategori cahaya berada pada level medium hingga high, dengan kisaran intensitas sekitar 70–140 µmol m⁻² s⁻¹.
Pada batas atas intensitas cahaya, warna merah akan muncul lebih dominan dan saturasi warna meningkat signifikan. Daun juga cenderung lebih kecil dan rapat. Pada kondisi medium, tanaman tetap stabil namun warna lebih condong ke hijau kecokelatan.
Jika intensitas cahaya terlalu rendah, tanaman kehilangan karakter warna merah khas varian “UK”, dan pertumbuhan menjadi memanjang dengan densitas rendah.
CO₂ dan Karbon
Hygrophila pinnatifida ‘UK’ tergolong tanaman dengan kebutuhan CO₂ medium. Tanaman ini masih dapat bertahan tanpa injeksi CO₂, namun performa visual dan laju pertumbuhan akan terbatas.
Pada sistem dengan injeksi CO₂ stabil, tanaman menunjukkan peningkatan percabangan, pertumbuhan lebih cepat, serta ekspresi warna merah yang lebih kuat. Stabilitas CO₂ menjadi faktor penting terutama pada sistem dengan pencahayaan tinggi untuk menjaga keseimbangan metabolisme tanaman.
Nutrisi
Kebutuhan nutrisi mencakup makro dan mikro dalam kondisi seimbang. Nitrogen, fosfat, dan kalium mendukung pertumbuhan vegetatif, sementara unsur mikro seperti besi berperan dalam pembentukan pigmen warna.
Defisiensi nutrisi, terutama kalium, dapat terlihat pada daun tua dalam bentuk bercak atau lubang kecil. Konsistensi suplai nutrisi lebih penting dibandingkan fluktuasi dosis tinggi.
Parameter Air
Hygrophila pinnatifida ‘UK’ cukup toleran terhadap variasi parameter selama tetap stabil. Rentang pH ideal berada di kisaran 6.0–7.5 dengan suhu 22–28 °C.
Kesadahan air moderat (GH 4–12 dGH; KH 3–8 dKH) mendukung penyerapan nutrisi yang baik. Fluktuasi parameter yang drastis dapat menyebabkan stres dan menghambat pertumbuhan.
Substrat
Hygrophila pinnatifida dapat tumbuh baik di substrat maupun sebagai epifit. Pada substrat kaya nutrisi, sistem akar berkembang lebih kuat dan mendukung pertumbuhan yang stabil.
Jika digunakan sebagai tanaman yang ditempel pada hardscape, suplai nutrisi dari kolom air menjadi faktor utama. Permukaan kasar seperti kayu atau batu membantu akar menempel lebih efektif.
Perbanyakan
Perbanyakan dilakukan melalui stek batang atau pemisahan tunas lateral. Batang yang dipotong dapat langsung ditanam kembali atau ditempelkan pada hardscape.
Tunas samping yang muncul secara alami juga dapat dipisahkan untuk menghasilkan individu baru. Metode ini relatif stabil dan mudah diterapkan dalam aquascape.
Kesimpulan
Hygrophila pinnatifida ‘UK’ adalah tanaman aquascape midground–background dengan karakter visual kuat, terutama pada intensitas warna merah yang lebih dominan dibandingkan varian standar. Tanaman ini menunjukkan performa optimal pada sistem high tech dengan cahaya medium–high dan suplai CO₂ stabil, namun tetap adaptif pada sistem low tech dengan pertumbuhan lebih lambat dan warna lebih hijau.
Dengan kombinasi bentuk daun unik dan warna kontras, tanaman ini efektif digunakan untuk menciptakan kedalaman visual dan aksen dalam layout aquascape, sekaligus tetap mudah dikontrol melalui pemangkasan dan perbanyakan vegetatif.



