rekomendasi filter aquacape

Rekomendasi Filter Aquascape Terbaik & Tips Memilih Filtrasi

Filter aquascape- Aquascape merupakan seni mengolah dan mengatur tanaman air dan hiasan laut seperti batu coral, batu karang, maupun kayu apung.

Jadi intinya, aquascape adalah seni menggabungkan elemen-elemen tersebut menjadi satu secara alami dan indah di dalam aquarium. Sehingga dapat menimbulkan efek layaknya taman dalam air.

Hal yang membedakan aquarium dengan aquascape terletak pada komposisi makhluk hidup yang di pelihara.

Aquarium umumnya hanya terdapat satu makhluk hidup yaitu ikan, sedangkan aquascape mengkombinasikan 2 makhluk hidup yaitu ikan dan tanaman air. Karena itu, pemeliharaan aquascape jauh lebih sulit di bandingkan aquarium.

filter aquascape

Salah satu komponen penting dalam pemeliharaan aquascape adalah filtrasi, yang bisa di katakan sebagai jantung dari aquascape.

Jika jantung tersebut bersih maka komponen yang lainnya akan berjalan dengan baik. Nah, filter aquascape sendiri memiliki berbagai macam jenis dan ukuran yang berbeda. Untuk ulasan lebih lanjut simak artikel ini sampai habis.

Syarat Filter Aquascape yang Baik

Dalam memilih filtrasi yang baik, harus memperhatikan beberap aspek penting, di antaranya:

  • Volume Media Besar

Salah satu syarat filtrasi yang baik yaitu memiliki volume media yang besar, dalam artian volume filternya memiliki kapasitas yang besar. Sehingga bisa memasukan banyak media biologi di dalamnya

  • Kekuatan pompa

Yang kedua, kekuatan pompa pada filter aquascape memiliki debit minimal 10 kali dari volume aquarium. Artinya, misalkan volume aquarium 90-200 maka spek pompa yang ada pada filter ataupun di canister  minimal adalah 2000.

  • Input bawah & atas

Filtrasi yang baik harus memiliki input bagian bawah dan atas, jadi air yang ada di bawah akan tersedot ke atas untuk menyaring kotoran.

  • Estetis

Karena kita membahas aquascape, pastinya harus memiliki tampilan yang cantik dan indah dipandang.

Jadi, memperhatikan estetika filter juga tidak kalah penting sebagai syarat filtrasi yang baik. Estetis disini artinya simple, rapi, serta enak di lihat secara visual.

  • Value for money

Value for money yang di maksud disini bukan berarti harus memilih filtrasi yang mahal maupun murah.

Melainkan seberapa pantas uang yang kita keluarkan, apakah sebanding dengan fitur yang akan di peroleh atau tidak.

Jenis-Jenis Filter Aquascape

Ada 5 jenis filter aquascape yang dapat anda pilih sesuai fitur dan keunggulannya, yaitu:

UGF (Under Gravel Filter)

Filter UGF kurang cocok di gunakan bagi anda yang baru memulai belajar aquascape atau istilahnya masih pemula, karena penggantian medianya yang cukup sulit serta proses instalasi pada awal pembuatan aquascape

Under Gravel Filter (UGF)

(+) value for money

(+) volume media (bisa) besar

(-) satu input

(-) debit kecil

(-) kurang estetis

Internal Filter

Filter ini ideal di gunakan untuk seorang pemula dengan ukuran aquascape yang kecil dan daya listrik yang tidak terlalu besar

filter internal aquascape

(+) debit besar

(-) satu input

(-) tidak value for money

(-) volume media kecil

(-) kurang estetis

Top Filter

Perawatan Top filter terbilang cukup mudah, karena anda bisa mengganti medianya secara langsung. Selain itu, filter ini cocok di gunakan untuk aquascape dengan ukuran sedang.

top filter

(+) value for money

(+) volume media cukup besar

(-) satu input

(-) debit kecil

(-) tidak estetis

Hang On Back (HOB)

Filter yang satu ini biasa di gunakan oleh para pecinta aquascape karena filtrasi dapat di pasang pada dinding luar aquascape, sehingga terlihat lebih estetis dan rapi

Hang On Back

(+) value for money

(+) bisa dua input

(+) cukup estetis

(-) volume media kecil

(-) debit kecil

Side/ back filter

back filter
side filter

(+) volume media cukup besarf

(+) value for money

(+) bisa due input

(+) debit besar

(-) kurang estetis

Sump Filter

Sump Filter

(+) volume media sangat besar

(+) debit besar

(+) bisa dua input

(-) tidak value for money

(-) tidak estetis

Canister Filter

Bagi para aquascaper profesional, filter Canister ini menjadi salah satu favorit dengan di rancang memiliki berbagai fitur unggul dan terbilang paling lengkap di bandingkan filtrasi yang lainnya. selain itu proses instalasi dan perawatannya pun terbilang cukup mudah.

Canister Filter

(+) volume media cukup besar

(+) debit besar

(+) bisa dua input

(+) estetis

(+) value for money

Filtrasi Menggunakan Media Alam

Filtrasi Menggunakan Media Alam

Selanjutnya kita bahas tentang media filter aquascape. Nah, media filter ini ada 3 macam di antaranya:

1. Mekanis

Media filter mekanis ini fungsinya untuk menyaring kotoran-kotoran mekanis atau kotoran kasar. Misalnya dari pembusukan daun/tanaman dan sisa-sisa makanan.

  • Japmat
  • Biofoam
  • Dacron, fungsinya untuk menyaring kotoran yang paling halus

2. Kimiawi

  • Carbon active: fungsi utamanya adalah menyerap bau dan warna. Biasanya penggunaan aktifnya hanya satu bulan, kemudian setelah itu carbon active tidak akan ada fungsinya lagi.
  • Zeolite: zeolite sendiri merupakan batu alami, yang mana fungsi utamanya itu adalah menyerap amonia. Namun batu alami ini hanya mampu berfungsi sekitar 2-3 minggu saja.
  • Resin : resin ini biasanya di gunakan untuk menurunkan GH, misalkan kandungan kalsium ataupun kandungan kalsiumnya terlalu tinggi bisa menggunakan resin kation . Fungsi resin ini juga bisa membantu mengeluarkan tanin dari kayu agar bisa keluar dengan cepat.
  • Coral Chips: secara fungsi mekanis coral chips tidak bisa di gunakan untuk menyaring kotoran dan juga secara fungsi biologis tidak bisa di katakan efektive. Namun, coral chips ini dapat mempengaruhi parameter air dengan menaikan KH. Biasanya di gunakan untuk aquarium air laut.

3. Biologis

syarat media biologi yang baik ada 4 macam;

  • Mudah di lalui air
  • Tidak mempengaruhi parameter air
  • Awet, secara fisik media biologi haruslah awet dan tidak mudah hancur
  • Luas permukaan besar, artinya harus memiliki pori yang banyak

contoh media biologis

  • Lavarock, memiliki luas permukaan yang cukup kecil sehingga kurang aktif
  • Keramik ring,  keramik ring juga memiliki tekstur padat sehingga permukaan pori-porinya juga cukup kecil
  • Bioball, memiliki permukaan yang cukup besar tapi tidak seefektive substrate
  • Substrate, memiliki permukaan yang besar
  • Pumice, pumice atau batu apung ini menjadi salah satu media biologis yang direkomendasikan karena memiliki power yang sangat banyak sehingga mudah di aliri oleh air, cukup awet, serta memiliki luas permukaan yang besar. Selain itu, pumice ini juga bisa menyerap dan menyimpan nutrisi dalam jangka waktu yang lama.
  • Kaldness R1, secara permukaan kaldness memiliki luas yang lebih besar di bandingkan pumice sehingga secara harga lebih mahal tentunya.
  • Biofoam, biofoam juga berfungsi sebagai media biologis, namun kurang direkomendasikan karena secara efektivitas  karena gampang sekali tersumbat oleh air walau secara permukaannya luas.

Tips Memilih Filter Aquascape

  • Kesimpulan penjelasan di atas adalah, filtrasi yang baik haruslah memiiki sirkulasi air yang lancar serta memiiki volume media yang cukup besar. Sehingga proses fitrasi dapat berjalan dengan maksimal. Misalnya saja filter aquascape jenis Canister.
  • Kapasitas atau debit filtrasi minila 10 kali dari kapasitas volume media aquascape, akan lebih baik jika memiliki kapasitas yang lebih besar dari batas minimal tersebut.
  • Perhatikan fitur yang terdapat pada filter aquascape serta kelebihan yang bisa anda peroleh.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang filter aquascape, dan tips untuk memilih filtrasi yang baik. Memilih filter aquascape tidak harus yang mahal, yang terpenting adalah pada fitur dari filtrasi tersebut.

Indonesia Website Awards
Chat Kami Sekarang
Scroll to Top
Enable Notifications OK No thanks