Rotala macrandra ‘Type 4 Green’

Rotala macrandra ‘Type 4 Green’

KarakteristikDetail
GenusRotala
SpesiesRotala macrandra
KeluargaLythraceae
AsalIndia (Asia Selatan)
Nama UmumRotala macrandra Type 4 Green
Kebutuhan CahayaHigh (±100–180 µmol m⁻² s⁻¹ / PAR)
Suhu Optimal22–28 °C
Laju PertumbuhanSedang
Area PenanamanMidground – Background
Tinggi Tanaman20–40 cm
pH Ideal5,5–6,5
Kesadahan AirGH 2–8 dGH; KH 0–2 dKH (optimal)
Kebutuhan CO₂High
Cara PerbanyakanStek batang

Informasi Tambahan

Rotala macrandra ‘Type 4 Green’ merupakan salah satu varian dari spesies Rotala macrandra yang memiliki karakter daun lebih membulat dan relatif lebih tebal dibanding bentuk klasiknya. Secara morfologi, daun tersusun berhadapan (opposite) pada batang lunak berwarna kemerahan. Bentuk daun cenderung obovate hingga hampir orbicular dengan ujung membulat dan tepi sedikit bergelombang. Dalam kondisi aquascape dengan pencahayaan tinggi, seperti pada foto referensi, struktur daun tampak kompak dengan permukaan halus dan warna gradasi yang jelas.

Pada sistem high light, pucuk menunjukkan warna pink–salmon hingga merah lembut akibat peningkatan produksi pigmen antosianin. Daun bagian bawah cenderung menampilkan nuansa hijau kekuningan hingga bronze, menciptakan layering warna alami dalam satu batang. Perbedaan intensitas warna antar ruas biasanya mencerminkan distribusi cahaya dan karbon di dalam kolom air.

Di habitat aslinya, spesies ini ditemukan di perairan dangkal dengan arus lambat hingga sedang dan intensitas cahaya tinggi. Kondisi tersebut menjelaskan mengapa dalam akuarium tanaman ini memerlukan cahaya kuat, karbon stabil, serta air lunak untuk mempertahankan morfologi optimal. Dalam tata letak aquascape, tanaman ini efektif digunakan sebagai aksen warna pada area midground hingga background, terutama untuk menciptakan transisi visual antara tanaman hijau terang dan tanaman merah pekat.

Kebutuhan dan Perawatan

Karakter Pertumbuhan

Sebagai stem plant, Rotala macrandra ‘Type 4 Green’ tumbuh vertikal dengan dominasi pertumbuhan pada pucuk apikal. Internode dapat menjadi sangat rapat ketika intensitas cahaya dan suplai CO₂ memadai. Setelah pemangkasan, tunas lateral muncul dari nodus daun, membentuk rumpun lebih padat.

Apabila cahaya atau karbon kurang stabil, batang akan memanjang, jarak antar daun melebar, dan ukuran daun mengecil. Respons ini umum terjadi pada sistem dengan fluktuasi CO₂ harian atau distribusi yang tidak merata.

Cahaya

Kategori: High

Rentang optimal berada pada ±100–180 µmol m⁻² s⁻¹ (PAR).

Pada kisaran ±100–130 µmol m⁻² s⁻¹, tanaman menunjukkan pertumbuhan stabil dengan warna pink lembut. Di atas ±150 µmol m⁻² s⁻¹, warna menjadi lebih intens, namun kebutuhan nutrisi dan karbon meningkat signifikan.

Di bawah ±80 µmol m⁻² s⁻¹, tanaman tetap hidup tetapi warna merah sulit muncul dan struktur menjadi kurang kompak. Cahaya tinggi tanpa keseimbangan nutrisi justru dapat memicu stres fisiologis, sehingga stabilitas sistem lebih penting dibanding sekadar intensitas tinggi.

CO₂ dan Karbon

Kategori: High

Injeksi CO₂ stabil pada kisaran ±20–30 ppm sangat dianjurkan. Rotala macrandra sensitif terhadap fluktuasi CO₂, terutama pada fase awal fotoperiode. Distribusi karbon yang merata membantu menjaga ukuran daun, memperpendek internode, dan meningkatkan intensitas warna pucuk.

Tanpa injeksi CO₂, tanaman dapat bertahan dalam kondisi tertentu, tetapi pertumbuhan cenderung lambat dan warna kembali dominan hijau. Sistem high tech dengan kontrol difusi dan sirkulasi baik memberikan hasil paling konsisten.

Nutrisi

Sebagai tanaman batang berwarna, kebutuhan nutrisi bersifat seimbang dan konsisten. Nitrat dalam kadar rendah–sedang mendukung pertumbuhan tanpa mengurangi intensitas warna. Fosfat dan kalium diperlukan untuk mendukung metabolisme dan pembentukan jaringan baru.

Unsur mikro, khususnya besi, berperan dalam pembentukan warna pucuk. Defisiensi mikro sering terlihat pada pucuk pucat atau deformasi daun muda. Stabilitas suplai nutrisi lebih penting dibanding konsentrasi tinggi yang fluktuatif.

Parameter Air

pH ideal berada pada 5,5–6,5, mencerminkan preferensi terhadap kondisi asam lemah.

GH pada kisaran 2–8 dGH masih dapat ditoleransi dengan baik, selama stabil.

KH optimal berada pada 0–2 dKH. Karbonat hardness rendah membantu menjaga kestabilan pH dan meningkatkan ketersediaan unsur mikro. Pada KH di atas 3 dKH, warna sering kurang intens dan adaptasi setelah trimming menjadi lebih lambat.

Suhu optimal 22–28 °C, dengan performa warna dan struktur terbaik umumnya pada 23–26 °C. Suhu terlalu tinggi dapat mempercepat metabolisme namun meningkatkan risiko ketidakseimbangan nutrisi.

Substrat

Substrat aktif dengan kapasitas tukar kation baik mendukung kestabilan nutrisi di zona akar. Meskipun sebagian besar nutrisi diserap melalui daun, sistem perakaran yang sehat meningkatkan daya adaptasi setelah pemangkasan dan penanaman ulang.

Substrat yang terlalu miskin nutrisi dapat memperlambat fase awal pertumbuhan, sedangkan substrat terlalu padat tanpa sirkulasi baik berpotensi menghambat perkembangan akar.

Perbanyakan

Perbanyakan dilakukan melalui stek batang. Pucuk sehat sepanjang 5–10 cm dipotong dan ditanam ulang ke substrat. Metode ini merangsang percabangan lateral dan menghasilkan rumpun lebih padat.

Pemangkasan rutin dengan interval terkontrol membantu menjaga ketinggian ideal dan mempertahankan kepadatan daun di bagian bawah, sehingga area midground atau background tetap terlihat penuh.

Kesimpulan

Rotala macrandra ‘Type 4 Green’ adalah tanaman aquascape berwarna dengan karakter daun membulat dan gradasi pink–salmon yang muncul optimal pada sistem high light dan CO₂ tinggi. Dengan kebutuhan cahaya ±100–180 µmol m⁻² s⁻¹ serta KH rendah (0–2 dKH), tanaman ini menunjukkan morfologi paling stabil dan warna paling konsisten.

Tanaman ini lebih sesuai untuk sistem high tech dengan kontrol parameter ketat. Dalam layout aquascape, perannya sebagai midground hingga background sangat efektif untuk menciptakan transisi warna hangat yang lembut namun tetap kontras terhadap tanaman hijau di sekitarnya. Stabilitas cahaya, karbon, dan nutrisi menjadi kunci utama untuk mempertahankan performa jangka panjang.

Scroll to Top