Daftar Isi Show
| Karakteristik | Detail |
|---|---|
| Genus | Rotala |
| Spesies | Rotala macrandra |
| Keluarga | Lythraceae |
| Asal | India (Asia Selatan) |
| Nama Umum | Rotala macrandra ‘Mini Butterfly’ |
| Kebutuhan Cahaya | High (±120–200 µmol m⁻² s⁻¹ / PAR) |
| Suhu Optimal | 22–28 °C |
| Laju Pertumbuhan | Sedang |
| Area Penanaman | Midground – background |
| Tinggi Tanaman | ±15–35 cm |
| pH Ideal | 5,0–7,0 |
| Kesadahan Air | GH 1–6 dGH; KH 0–2 dKH |
| Kebutuhan CO₂ | High |
| Cara Perbanyakan | Stek batang |
Informasi Tambahan
Rotala macrandra ‘Mini Butterfly’ merupakan kultivar berdaun lebih kecil dari spesies Rotala macrandra dalam keluarga Lythraceae. Secara morfologi, tanaman ini memiliki daun linear hingga lanset sempit dengan ujung meruncing dan susunan berhadapan pada batang. Ukuran daun lebih mini dibanding bentuk standar macrandra, dengan struktur pucuk yang tampak kompak ketika tumbuh dalam pencahayaan tinggi.
Dalam sistem aquascape high light seperti pada foto, tanaman memperlihatkan warna merah pekat hingga merah rubi dengan gradasi oranye pada pucuk muda. Intensitas warna sangat dipengaruhi cahaya, kestabilan karbon, dan kelembutan air. Internode cenderung pendek pada kondisi optimal, menghasilkan tampilan rumpun padat dan terstruktur.
Habitat asal spesies Rotala macrandra berada di perairan dangkal dengan arus lambat dan karakter air lunak. Adaptasi tersebut menjelaskan preferensinya terhadap air dengan KH rendah dan pH sedikit asam dalam akuarium.
Dalam layout aquascape, varietas ini digunakan sebagai aksen warna kuat pada area midground menuju background. Kontras merahnya efektif untuk menciptakan focal point di antara tanaman hijau bertekstur halus maupun daun lebar.
Kebutuhan dan Perawatan
Karakter Pertumbuhan
Tanaman ini tumbuh vertikal sebagai stem plant dengan percabangan dari buku batang setelah pemangkasan. Pertumbuhan tergolong sedang, namun sangat dipengaruhi kestabilan parameter.
Pada cahaya tinggi dan CO₂ stabil, internode memendek dan daun tumbuh rapat. Jika cahaya atau karbon tidak memadai, batang akan memanjang, daun mengecil, dan warna memudar menjadi merah kecokelatan.
Pemangkasan pucuk secara rutin akan merangsang percabangan lateral dan membantu membentuk rumpun lebih padat untuk keperluan estetika aquascape.
Cahaya
Kategori: High
Rentang efektif: ±120–200 µmol m⁻² s⁻¹ (PAR)
Sebagai kultivar dari Rotala macrandra, ‘Mini Butterfly’ termasuk tanaman demanding yang menunjukkan performa optimal pada intensitas cahaya tinggi. Di bawah ±90 µmol m⁻² s⁻¹, warna cenderung kurang intens dan struktur tanaman menjadi renggang.
Pada PAR >150 µmol m⁻² s⁻¹ dengan kontrol nutrisi dan karbon yang baik, warna merah menjadi lebih dalam dan pucuk tumbuh kompak. Intensitas yang sangat tinggi tanpa keseimbangan nutrisi berpotensi meningkatkan risiko alga.
CO₂ dan Karbon
Kategori: High
Tanaman ini sangat responsif terhadap kestabilan CO₂ terlarut. Injeksi CO₂ stabil sekitar 20–30 ppm umumnya diperlukan untuk mempertahankan pertumbuhan kompak dan warna optimal.
Tanpa injeksi CO₂, tanaman masih dapat bertahan pada beberapa sistem, namun pertumbuhan menjadi lambat, warna kurang pekat, dan risiko deformasi pucuk meningkat. Fluktuasi CO₂ lebih merugikan dibanding kadar yang sedikit lebih rendah tetapi stabil.
Dalam sistem high tech, distribusi karbon yang merata dan sirkulasi baik sangat membantu menjaga konsistensi pertumbuhan.
Nutrisi
Sebagai tanaman batang berwarna merah, kebutuhan makronutrien relatif tinggi, terutama nitrogen (NO₃⁻), fosfat (PO₄³⁻), dan kalium (K⁺) dalam rasio seimbang. Kekurangan nitrogen dapat menyebabkan daun bagian bawah rontok lebih cepat.
Unsur mikro seperti besi (Fe) berperan dalam pembentukan warna, tetapi peningkatan warna lebih dipengaruhi oleh kombinasi cahaya kuat, karbon stabil, dan air lunak dibanding overdosis mikronutrien.
Stabilitas nutrisi harian lebih penting dibanding fluktuasi dosis besar secara berkala.
Parameter Air
pH ideal berada pada rentang 5,0–7,0 dengan kecenderungan performa terbaik pada kondisi sedikit asam.
Kesadahan air yang dianjurkan:
GH 1–6 dGH
KH 0–2 dKH
Air lunak dengan alkalinitas rendah membantu menjaga kestabilan pH saat injeksi CO₂ dan mendukung pembentukan warna merah yang lebih intens. KH tinggi dapat mengurangi fleksibilitas kontrol pH dan memengaruhi efisiensi karbon terlarut.
Suhu optimal berkisar 22–28 °C. Suhu terlalu tinggi dalam sistem high light dapat meningkatkan stres metabolik.
Substrat
Substrat aktif yang mampu mempertahankan pH sedikit asam dan menyediakan nutrisi dasar sangat mendukung fase awal adaptasi. Sistem akar Rotala macrandra relatif halus tetapi responsif terhadap ketersediaan nutrisi di zona akar.
Pada substrat inert, pemupukan kolom air harus konsisten karena tanaman menyerap nutrisi melalui daun dan akar.
Perbanyakan
Perbanyakan dilakukan dengan metode stek batang. Potong pucuk sehat sepanjang 5–8 cm, lalu tanam kembali ke substrat. Batang lama biasanya akan mengeluarkan tunas lateral dari ruas yang tersisa.
Untuk menjaga tampilan rapi pada midground atau background, praktik umum adalah mencabut bagian bawah yang menua dan menanam ulang pucuk terbaik.
Kesimpulan
Rotala macrandra ‘Mini Butterfly’ adalah tanaman aquascape berwarna merah intens yang cocok untuk sistem high tech dengan pencahayaan high (±120–200 µmol m⁻² s⁻¹), CO₂ tinggi dan stabil, serta air lunak dengan KH rendah.
Tanaman ini paling efektif digunakan pada area midground hingga background sebagai aksen warna kontras. Dalam sistem low tech tanpa CO₂, performa dan warna cenderung tidak optimal.
Dengan kontrol parameter yang presisi dan stabilitas ekosistem yang baik, Rotala macrandra ‘Mini Butterfly’ memberikan nilai estetika tinggi dan struktur visual yang kuat dalam komposisi aquascape profesional.



