Daftar Isi Show
| Karakteristik | Detail |
|---|---|
| Genus | Hygrophila |
| Spesies | H. odora |
| Keluarga | Acanthaceae |
| Asal | Afrika Barat (Guinea, Guinea-Bissau, Liberia, Senegal, Sierra Leone) |
| Nama Umum | Hygrophila sp. “Guinea”, Hygrophila sp. “Afrika” |
| Kebutuhan Cahaya | Medium–high (±80–150 µmol m⁻² s⁻¹ / PAR) |
| Suhu Optimal | 24–28 °C |
| Laju Pertumbuhan | Lambat–sedang |
| Area Penanaman | Midground–background |
| Tinggi Tanaman | 10–20+ cm (submersed), >50 cm (emersed) |
| pH Ideal | 4.5–7 |
| Kesadahan Air | GH 3–10 dGH; KH 0–7 dKH |
| Kebutuhan CO₂ | Medium–high |
| Cara Perbanyakan | Stek pucuk dan stek batang |
Informasi Tambahan
Hygrophila odora merupakan satu-satunya spesies Hygrophila yang berasal dari Afrika dan digunakan dalam aquascape. Bentuk submersednya menampilkan daun pinatisect hijau terang dengan lobus sempit yang menyerupai Hygrophila difformis namun lebih ramping serta bertangkai lebih tebal dan keras. Internodus cenderung pendek jika intensitas cahaya dan CO₂ optimal, menghasilkan semak padat yang dekoratif di bagian midground atau background.
Secara visual, tanaman ini memberikan tekstur halus dengan siluet bercabang yang kontras terhadap tanaman berdaun lebar atau berwarna merah. Dalam layout bergaya nature dan jungle, H. odora mampu menghadirkan dimensi kedalaman yang kuat.
Kebutuhan dan Perawatan
Karakter Pertumbuhan
Pertumbuhan Hygrophila odora terklasifikasi lambat hingga sedang dan sangat responsif terhadap parameter lingkungan. Tanaman cenderung tumbuh vertikal dengan pembentukan cabang lateral yang meningkat seiring kecukupan CO₂ dan nutrisi. Pada kondisi ideal, daun submersed akan lebih tersegmentasi dan rapat, sedangkan kondisi kurang stabil memicu bentuk daun yang lebih sederhana dan pertumbuhan memanjang.
Cahaya
Kategori cahaya terbaik berada pada kisaran medium–high.
Rentang PAR ideal: ±80–150 µmol m⁻² s⁻¹
Cahaya rendah menyebabkan:
• daun lebih sederhana
• internodus memanjang
• densitas menurun
• warna hijau menjadi lebih pucat
Cahaya tinggi menghasilkan:
• segmentasi daun lebih kompleks
• bentuk rimbun
• pembentukan tunas lateral lebih intens
Namun intensitas yang terlalu tinggi tanpa keseimbangan makro–mikro berisiko memicu nekrosis pada pucuk.
CO₂ dan Karbon
Meskipun dapat bertahan tanpa CO₂ injeksi, performa optimal hanya tercapai pada kisaran medium–high CO₂.
Rekomendasi: 25–40 mg/L
Pengayaan karbon meningkatkan:
• densitas daun
• pembentukan cabang
• stabilitas bentuk submersed
Tanaman ini menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi dibanding sebagian besar Hygrophila lainnya, sehingga fluktuasi CO₂ harus dihindari.
Nutrisi
Hygrophila odora membutuhkan suplai nutrisi yang konsisten, terutama fosfat.
Temuan lapangan menunjukkan bahwa konsentrasi PO₄ < 0.3 mg/L dapat mengganggu pertumbuhan pucuk. Rentang makro yang sesuai:
• NO₃: 10–50 mg/L
• PO₄: 0.3–3 mg/L
• K⁺: 5–30 mg/L
• Fe: 0.01–0.5 mg/L
Substrat kaya nutrisi membantu stabilitas awal dan mendukung struktur akar yang lebih kokoh.
Parameter Air
pH ideal berkisar 4.5–7 dengan preferensi pada air lunak hingga sedang.
• GH: 3–10 dGH
• KH: 0–7 dKH
• Suhu optimal: 24–28 °C
• Suhu tinggi (26 °C ke atas) meningkatkan dinamika pertumbuhan submersed
Stabilitas parameter menjadi faktor lebih penting daripada angka absolut.
Substrat
Akar Hygrophila odora berkembang baik pada substrat aktif maupun inert yang difertilisasi. Tanaman ini tidak bersifat heavy root feeder, tetapi sangat terbantu oleh ketersediaan makro–mikro di zona akar. Substrat yang terlalu miskin nutrisi dapat menghasilkan pertumbuhan lambat dengan daun yang kurang tersegmentasi.
Perbanyakan
Perbanyakan mudah dilakukan melalui:
• stek pucuk
• stek batang lateral
Metode tambahan: membiarkan potongan batang mengapung selama beberapa minggu untuk merangsang pembentukan tunas lateral sebelum ditanam ulang.
Kesimpulan
Hygrophila odora adalah spesies unik dengan nilai estetika tinggi berkat daun pinatisect ramping dan siluet bercabang yang khas. Meskipun tidak seadaptif Hygrophila populer lainnya, tanaman aquascape ini dapat tumbuh stabil pada sistem medium–high dengan CO₂ dan nutrisi yang terkontrol. Cocok untuk aquascaper berpengalaman yang menginginkan tekstur berbeda di midground atau background, terutama pada layout bergaya nature maupun jungle. Dengan perawatan yang konsisten, H. odora mampu menjadi elemen visual yang kuat dan berkarakter dalam komposisi aquascape.



